Trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) menunjukkan peningkatan signifikan menjelang periode Mudik Lebaran 2026. Hingga 15 Maret 2026, volume kendaraan harian di ruas tol operasional tercatat mencapai 134.402 unit, melonjak 24,68% dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Kenaikan ini dipicu oleh mobilitas masyarakat yang mulai bergerak lebih awal, didukung oleh pemberlakuan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang dimulai pada 16 Maret 2026.
Plh. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, memastikan bahwa pemantauan terus dilakukan untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan. “Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Hamdani dalam keterangan resminya, Senin (16/3).
Rincian Peningkatan Trafik di Ruas Tol Trans Sumatra
Berdasarkan data rekapitulasi harian per 15 Maret 2026, ruas Tol Sigli – Banda Aceh (Seksi 2-6) mencatat kenaikan trafik tertinggi. Berikut adalah rincian volume kendaraan dan persentase kenaikannya di berbagai ruas JTTS:
| Ruas Tol | Jumlah Kendaraan | Kenaikan (%) |
|---|---|---|
| Sigli – Banda Aceh (Seksi 2-6) | 7.959 | +93,18% |
| Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) | 21.156 | +48,79% |
| Palembang – Indralaya – Prabumulih | 22.391 | +41,85% |
| Betung – Tempino – Jambi | 11.120 | +34,66% |
| Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat | 24.929 | +15,52% |
| Pekanbaru – Dumai (Permai) | 16.287 | +5,86% |
Selain ruas operasional, Hutama Karya juga mencatat pergerakan kendaraan di ruas fungsional. Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 dilintasi oleh 3.741 kendaraan, sementara Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) mencatat 5.227 kendaraan.
Imbauan Keselamatan untuk Pemudik
Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan matang, terutama bagi mereka yang memanfaatkan periode WFA untuk pulang kampung lebih awal. Beberapa hal penting yang ditekankan antara lain:
- Mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan maksimal yang berlaku.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan untuk menghindari potensi kecelakaan.
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk pengecekan ban, rem, dan mesin.
- Beristirahat di rest area yang tersedia jika merasa lelah atau mengantuk, demi keselamatan bersama.
