Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Jepang telah memulai tahap awal realisasi investasi senilai 550 miliar dolar AS (sekitar Rp9.268 triliun) di AS. Komitmen investasi ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang yang diumumkan pada Juli lalu, dengan fokus pada tiga proyek besar di sektor minyak, gas, dan mineral kritis.

Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyatakan, “Kesepakatan Dagang BESAR kami dengan Jepang baru saja diluncurkan,” pada Selasa, 17 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa investasi Tokyo ini adalah bagian dari “Kesepakatan Dagang Bersejarah” yang bertujuan untuk merevitalisasi basis industri Amerika, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja, serta memperkuat keamanan nasional dan ekonomi negara tersebut.

Trump merinci tiga proyek “luar biasa” yang akan digarap di bidang strategis. Proyek-proyek tersebut meliputi pengembangan minyak dan gas di Negara Bagian Texas, pembangunan pembangkit listrik di Ohio, serta fasilitas mineral kritis di Georgia.

Menurut Trump, proyek-proyek berskala besar ini tidak akan terwujud tanpa instrumen kunci, yaitu tarif impor. Ia menyoroti bahwa pembangkit listrik berbahan bakar gas di Ohio, negara bagian yang ia menangkan tiga kali, akan menjadi yang terbesar yang pernah dibangun. Sementara itu, fasilitas baru gas alam cair di Teluk Meksiko diharapkan dapat meningkatkan ekspor dan memperkuat dominasi energi AS. Trump juga menekankan bahwa fasilitas mineral kritis akan membantu mengakhiri ketergantungan “bodoh” Amerika pada pasokan luar negeri.

  Dr. Agus Budi Wirawan Resmi Dilantik Pimpin STAH Dharma Sentana Periode 2026-2030

“Amerika membangun lagi. Amerika memproduksi lagi. Dan Amerika menang lagi. Ini waktu yang sangat menarik dan bersejarah bagi Amerika Serikat dan Jepang. Selamat untuk semua!” tulis Trump.

Sebelumnya, pada Juli lalu, AS dan Jepang mengumumkan apa yang disebut Trump sebagai kesepakatan dagang “besar”, bahkan ia menyebutnya “mungkin yang terbesar yang pernah dibuat” di Truth Social. Dalam kesepakatan tersebut, Jepang berkomitmen menginvestasikan 550 miliar dolar AS di AS atas arahan Trump, dengan AS menerima 90 persen dari keuntungan yang dihasilkan. Trump juga menyatakan bahwa Tokyo akan membayar tarif timbal balik sebesar 15 persen, turun dari sebelumnya 25 persen.

50% LikesVS
50% Dislikes