Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, secara resmi membuka Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pada Kamis, 18 Desember 2025. Peresmian ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menegaskan bahwa galeri ini bukan sekadar ruang pamer, melainkan etalase bagi produk-produk unggulan daerah. “Galeri Dekranasda dapat menjadi etalase produk unggulan daerah yang berorientasi pada kualitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ujar Mohan di sela grand opening Galeri Dekranasda Kota Mataram.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kota Mataram Kinnastri Mohan, jajaran pejabat Pemerintah Kota Mataram, serta perwakilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kota Mataram. Kehadiran galeri ini merupakan wujud komitmen Pemkot Mataram dalam mendukung sektor kerajinan, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Mohan menjelaskan, Galeri Dekranasda dirancang sebagai ruang promosi, edukasi, dan transaksi yang memberikan peluang nyata bagi perajin dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing. Ia menyoroti ketangguhan UMKM dan ekonomi kreatif di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika pasar yang terus berubah.

  Harga Pupuk Bersubsidi di Lombok Disorot, Pariwisata NTB Diminta Berbenah, dan Pemberhentian Pejabat Tuai Kritik

“Produk yang ditampilkan di sini bukan hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi, nilai budaya, serta daya saing pasar,” tambahnya, menekankan pentingnya kualitas dan inovasi.

Lebih lanjut, galeri ini diharapkan menjadi simpul kolaborasi antara perajin, desainer, pelaku usaha, dan pemerintah, sekaligus memperkuat daya tarik Kota Mataram sebagai destinasi kunjungan. Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga dan menghidupkan Galeri Dekranasda.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami ingin mendorong lahirnya produk-produk kreatif yang mampu menjawab selera pasar modern tanpa meninggalkan identitas lokal Kota Mataram,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Mataram Kinnastri Mohan menyatakan bahwa galeri ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kreatif dan industri kerajinan lokal. Dekranasda berperan sebagai wadah pembinaan, promosi, dan penguat daya saing produk perajin.

Saat ini, sebanyak 16 UKM produk kriya dan 30 UKM produk makanan terlibat dalam Galeri Dekranasda. Kinnastri juga memaparkan data penjualan dan laba:

TahunOmzet PenjualanLaba
2024Rp215,8 jutaRp31,4 juta
2025Rp151,4 jutaRp17 juta

“Terjadi penurunan di tahun 2025, kondisi itu dipicu banyak faktor sehingga itu menjadi tantangan kami untuk terus berinovasi membantu peningkatan penjualan UKM,” jelas Kinnastri, mengakui adanya tantangan yang perlu diatasi melalui inovasi berkelanjutan.

50% LikesVS
50% Dislikes