Asisten Deputi Keamanan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Dr. Yade Setiawan Ujung, memantau langsung proses pencarian korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/1). Kunjungan ini dilakukan di hari ke-10 operasi pencarian.
Kehadiran Yade Setiawan Ujung di lokasi kejadian bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan dan tempat tenggelamnya KM Putri Sakinah. Hal ini penting guna memperoleh gambaran serta fakta di lapangan sebagai bahan pelengkap laporan dan rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.
Rombongan Asdep Kemenko Polkam menuju lokasi menggunakan Kapal Pemburu Cepat (KPC) milik Direktorat Polairud Polda NTT, dengan pendampingan langsung dari Direktur Polairud Polda NTT. Sesampainya di perairan, rombongan dikejutkan dengan terlihatnya sesosok mayat di sekitar titik tenggelam kapal.
Jenazah tersebut diduga kuat merupakan salah satu korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah yang selama ini dalam pencarian. Yade Setiawan Ujung bersama tim dan Dirpolairud Polda NTT menyaksikan langsung proses awal penemuan tersebut dari kapal yang mereka tumpangi.
Berkat komunikasi dan koordinasi yang cepat di lapangan, kapal-kapal tim SAR gabungan lainnya segera merapat setelah menerima informasi dari kapten kapal KPC Ditpolairud. Tim SAR gabungan kemudian membantu proses evakuasi jenazah.
Jenazah berhasil diamankan dan dievakuasi ke salah satu kapal SAR untuk selanjutnya dibawa ke darat guna proses penyerahan dan identifikasi lebih lanjut. Namun, proses evakuasi sempat menghadapi sejumlah kendala, seperti arus laut yang sangat kuat dan pusaran air di sekitar lokasi temuan yang berpotensi menarik kembali korban ke dalam laut.
Dalam kesempatan tersebut, Asdep Kemenko Polkam mengapresiasi kerja tim SAR gabungan yang dinilai kompak dan sigap. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi tim SAR gabungan yang telah bekerja tanpa henti selama 10 hari pencarian.
Yade Setiawan Ujung menegaskan bahwa upaya pencarian ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu proses pencarian korban secara profesional. Ia berharap tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi dan pihak terkait dapat terus menemukan korban lainnya, tetap menjaga soliditas, serta selalu mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
“Harapan kita bersama, semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali. Kami akan kembali ke Jakarta untuk melaporkan hasil monitoring dan koordinasi terkait peristiwa tenggelamnya kapal ini kepada pimpinan,” pungkas Yade Setiawan Ujung.
