Penyanyi asal Inggris, Zayn Malik, kembali menjadi sorotan publik setelah secara blak-blakan mengakui bahwa ia tidak pernah benar-benar jatuh cinta kepada supermodel Gigi Hadid, meskipun keduanya telah menjalin hubungan selama enam tahun.

Pernyataan kontroversial ini disampaikan Malik dalam sebuah wawancara podcast yang kemudian dengan cepat menyebar dan memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Malik dan Hadid diketahui memulai hubungan asmara sejak akhir tahun 2015 dan berakhir pada 2021. Dari jalinan cinta mereka, lahir seorang putri bernama Khai, yang kini telah berusia lima tahun. Selama bertahun-tahun, pasangan ini kerap menjadi pusat perhatian media dan dianggap sebagai salah satu pasangan selebritas paling populer di dunia.

Dalam sesi podcast ‘Call Her Daddy’ bersama Alex Cooper, Malik secara terbuka membahas pandangannya tentang cinta dan refleksi atas hubungannya di masa lalu. Ia menjelaskan bahwa definisi cinta yang ia pahami telah berkembang seiring waktu.

Malik menilai, pada masa itu, ia mungkin mengira perasaannya adalah cinta, namun kini ia menyadari bahwa hal tersebut mungkin lebih didasari oleh ketertarikan atau faktor lain, bukan cinta sejati seperti yang ia definisikan sekarang.

  Angga Yunanda Ungkap Perasaan Haru Usai Taklukkan Tokyo Marathon, Shenina Cinnamon Banjir Pujian Bangga

“Definisi cinta saya berubah seiring waktu. Mungkin dulu saya mengira itu cinta, tapi sekarang saya melihat hal itu berbeda,” ujar Malik, seperti dikutip dari podcast tersebut.

Meskipun demikian, Malik menegaskan bahwa ia tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Gigi Hadid sebagai ibu dari putri mereka, Khai.

Pengakuan Malik ini sontak memicu beragam reaksi dari publik dan warganet. Banyak penggemar merasa terkejut dan menilai komentar tersebut tidak pantas diungkapkan secara terbuka, mengingat durasi dan intensitas hubungan mereka di masa lalu.

Sejumlah warganet melayangkan kritik, menyebut pernyataan Malik tidak sensitif terhadap perasaan pihak lain dan berpotensi melukai Gigi Hadid. Kritik juga muncul karena Malik terkesan lebih menekankan rasa hormatnya sebagai orang tua, sementara pengakuan tentang ketidakjatuhcintaannya dianggap terlalu vulgar untuk konsumsi publik.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang memandang pernyataan Malik sebagai bentuk kejujuran pribadi dan refleksi yang mendalam. Mereka berargumen bahwa setiap individu memiliki hak untuk mengubah pandangan dan definisi tentang cinta seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup.

  Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Geram, Bela Mati-matian Baby Arash dari Tuduhan Biang Kerok Keluarga

Hingga hari ini, pengakuan Zayn Malik mengenai hubungannya dengan Gigi Hadid masih menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, memicu perdebatan antara batasan kejujuran pribadi dan etika dalam mengungkapkan masa lalu di hadapan publik.

50% LikesVS
50% Dislikes